Karakteristik Pekerja Masa Depan

Posting : 11 Sep 2019



Era Industri 4.0 telah masuk pada negara Indonesia dan beberapa negara telah memasuki 5.0. Era apakah itu ? Mari kita urai menurut Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

 

Kondisi Ketenagakerjaan Indonesia

angkatan kerja menurut BPS Februari 2019 136,18 juta atau 69,32%. Pengangguran mencapai angka 6,82 Juta atau 5,01%. Statistik Kondisi pekerja saat ini sebagai berikut :

Tingkat Universitas 9%

Tingkat Diploma 3%

Tingkat Sekolah Menengah Kejuruan 11%

Tingkat Sekolah Menengah Umum 17%

Tingkat Sekolah Lanjutan Pertama 18%, dan

Tingkat Sekolah Dasar 42%

 

Tantangan Revolusi Industri 4.0 dan 5.0

PRA-EMPLOYMENT

Kualitas/Kompetensi calon tenaga kerja/ tenaga kerja yang belum sesuai dengan kebutuhan pengguna/ industri.

DURING- EMPLOYMENT

Penciptaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran, Tenaga kerja migran Indonesia, Pengendalian tenaga kerja asing, Penerapan normanorma ketenagakerjaan.

POST-EMPLOYMENT

Penerapan hubungan industrial untuk penciptaan iklim usaha yang kondusif, peningkatan kesejahteraan pekerja.

 

Dampak Industri 4.0

Perusahaan-perusahan yang menghasilkan produk akan mampu menghasilkan dua kali atau lebih banyak dari produksi sebelumnya.

Tenaga kerja tidak lagi bekerja di industri/perusahaan mereka, namun akan berpindah kantor di dekat tempat tinggalnya atau bahkan di rumahnya sendiri.

Perubahan jam kerja (fleksibel).

 

Dampak Industri 5.0

Pekerja tidak lagi hanya sekedar bekerja, namun memiliki beberapa persen aset atau saham dalam perusahaan tersebut.

Waktu luang pekerja jauh lebih banyak, karena sebagian besar sudah dikerjakan oleh mesin dan jarak jauh.